Polda Metro Jaya Menangkap 7 Pemuda Nekat, Saat Pesta Narkotika 

Polda Metro Jaya Menangkap 7 Pemuda Nekat, Saat Pesta Narkotika 

Polda Metro Jaya Bongkar Pesta Narkotika di Bekasi

JAKARTA, Tribata.news –  Polda Metro Jaya kembali mengungkap penyalahgunaan narkotika di wilayah penyangga ibu kota. Kali ini, tujuh pemuda diamankan saat diduga tengah berpesta narkoba di sebuah rumah kawasan Bekasi, Jawa Barat, di tengah berlangsungnya bulan suci Ramadan.

Pengungkapan kasus ini dilakukan oleh tim operasional Unit 1 Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Lokasi penggerebekan berada di sebuah rumah di Komplek Nusa Dua Citra Garden, Jatikarya, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan tujuh orang yang terdiri dari lima laki-laki dan dua perempuan. Mereka masing-masing berinisial AS, FA, AY, RR, MH, S, dan ML.

Ketujuhnya diduga tengah mengonsumsi narkotika secara bersama-sama ketika petugas melakukan penggerebekan.

Berawal dari Perburuan DPO Kasus Ekstasi

Pengungkapan kasus ini bermula dari upaya polisi memburu seorang daftar pencarian orang (DPO) dalam perkara peredaran ekstasi dalam jumlah besar.

Kepala Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Ari Purwanto, menjelaskan bahwa salah satu tersangka yang diamankan, yakni AS, merupakan buronan dalam kasus peredaran ekstasi sebanyak 2.000 butir yang sebelumnya telah diungkap polisi.

“Pada hari Rabu tanggal 4 Maret sekitar pukul 12.00 WIB kami berhasil mengamankan DPO kasus ekstasi 2.000 butir atas nama AS,” ujar Ari dalam keterangannya.

Penangkapan terhadap AS kemudian membawa penyidik pada lokasi rumah di kawasan perumahan tersebut, yang diduga menjadi tempat berkumpul para tersangka.

Rumah Diduga Kerap Jadi Tempat Konsumsi Narkoba

Sebelum melakukan penggerebekan, tim opsnal Ditresnarkoba terlebih dahulu menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya aktivitas mencurigakan di rumah tersebut.

Rumah itu diduga kerap dijadikan tempat penyalahgunaan narkotika.

Menindaklanjuti informasi tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan pemantauan di sekitar lokasi. Setelah memastikan keberadaan para pelaku di dalam rumah, petugas kemudian berkoordinasi dengan pihak keamanan perumahan.

Tidak lama berselang, tim langsung melakukan penggerebekan.

Ketujuh orang yang berada di dalam rumah langsung diamankan tanpa perlawanan.

Polda Metro Jaya
Polda Metro Jaya Menangkap 7 Pemuda Nekat, Saat Pesta Narkotika

Polisi Sita Sabu, Ekstasi, dan Ganja

Saat dilakukan penggeledahan di dalam rumah, petugas menemukan sejumlah barang bukti narkotika yang diduga digunakan dalam pesta narkoba tersebut.

Barang bukti yang berhasil disita antara lain:

Narkotika jenis sabu seberat 18,35 gram

Narkotika jenis ekstasi dengan berat 5,48 gram Ganja dengan total berat sekitar 5 gram. Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkotika.

Dari hasil pemeriksaan awal, enam orang yang ikut diamankan bersama AS diketahui positif menggunakan narkotika berdasarkan hasil tes urine.

“Dalam penangkapan tersebut kami juga mengamankan enam orang lainnya yaitu FA, AY, RR, MH, S, dan ML yang diduga sedang mengonsumsi narkotika. Dari hasil tes urine, keenamnya dinyatakan positif,” kata Ari.

Ancaman Hukuman Berat

Saat ini seluruh tersangka telah dibawa ke kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda metro jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penyidik masih mendalami peran masing-masing tersangka, termasuk kemungkinan keterlibatan mereka dalam jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.

Para pelaku berpotensi dijerat dengan pasal dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara yang cukup berat.

Polda Metro Jaya

Polisi Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

Dalam kesempatan tersebut, AKP Ari Purwanto juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkotika yang dinilai semakin mengancam generasi muda.

“Marilah kita bersama-sama memberantas narkoba, melakukan pencegahan sejak dini, menjaga lingkungan, dan menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa peran masyarakat sangat penting dalam memberikan informasi kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkotika.

“Dengan kerja sama semua pihak, kita bisa menjaga Jakarta dan sekitarnya tetap aman dan bebas dari narkoba,” kata Ari.

Kasus pesta narkoba di Bekasi ini menjadi pengingat bahwa penyalahgunaan narkotika masih menjadi ancaman serius, bahkan di tengah momentum spiritual seperti bulan Ramadan yang seharusnya diisi dengan kegiatan positif. (Slh)

Untitled design (3)
www reallygreatsite com
Untitled design (8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *