Sidak 3 Pasar, SABER Polda Metro Jaya Pastikan Harga dan Pasokan Aman

Tim SABER Polda Metro Jaya Mengecek Harga & Stok di Pasar Tradisional (Ist)

Satgas Pastikan Stabil

JAKARTA, Tribrata.news Tim Satuan Tugas Sapu Bersih (SABER) Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Polda Metro Jaya memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok penting di wilayah hukumnya dalam kondisi relatif stabil.

Kepastian itu diperoleh setelah tim gabungan melakukan inspeksi mendadak di tiga pasar tradisional di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang menyebut adanya dugaan harga bawang putih dan daging ayam melampaui Harga Acuan Pemerintah (HAP).

Informasi itu segera direspons dengan penurunan tim ke lapangan guna melakukan verifikasi langsung, sekaligus memastikan tidak terjadi praktik spekulasi harga maupun penimbunan barang.

Kegiatan sidak dipimpin oleh Kasubdit I Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Dr. Muh. Ardila Amry. Turut hadir dalam kegiatan itu perwakilan lintas instansi, antara lain Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura Kementerian Pertanian Freddy, perwakilan Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI Piter Sinaga, unsur Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan, serta Sudin UMKM.

Saber
Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Dr. Muh. Ardila Amry Memimpin Sidak di 3 Pasar Tradisional (Ist)

Tiga Pasar Jadi Fokus Pengawasan

Tim gabungan melakukan pengecekan langsung di Pasar Kebayoran Lama, Pasar Minggu, dan Pasar Kramat Jati. Di setiap lokasi, petugas berdialog dengan pedagang, memeriksa nota pembelian, serta membandingkan harga jual dengan HAP yang berlaku.

Dari hasil pemantauan di lapangan, harga bawang putih ditemukan berada pada kisaran Rp38.000 hingga Rp45.000 per kilogram. Angka tersebut, menurut tim, masih berada dalam batas toleransi yang diperkenankan pemerintah. Sementara itu, harga daging ayam ras tercatat berkisar Rp40.000 per kilogram dan dinilai sesuai dengan harga acuan yang telah ditetapkan.

“Kami telah melakukan klarifikasi langsung kepada pedagang dan distributor. Secara umum, harga masih dalam koridor yang ditentukan dan stok tersedia,” ujar Ardila di sela-sela kegiatannya, Jumat (20/2/2026).

Pengawasan Terpadu Cegah Spekulasi

Satgas Pangan Polda Metro Jaya menegaskan pengawasan tidak berhenti di tingkat pasar. Pemeriksaan juga dilakukan hingga ke gudang distributor dan jalur distribusi untuk memastikan tidak ada hambatan pasokan yang berpotensi memicu kenaikan harga secara tidak wajar.

Pendekatan yang dilakukan mencakup langkah preventif dan preemtif, serta penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran. Aparat menegaskan tidak akan ragu menindak tegas praktik penimbunan atau manipulasi harga yang merugikan masyarakat.

“Kami mengimbau para pelaku usaha untuk tidak melakukan praktik yang merugikan masyarakat. Jika ditemukan pelanggaran, akan kami proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Ardila.

Polda Metro Jaya
Polda Metro Jaya (Ist)

Imbauan Tak Lakukan Panic Buying

Selain menyasar pelaku usaha, Satgas juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying. Berdasarkan hasil pemantauan, stok bahan pokok dalam kondisi aman dan distribusi berjalan lancar.

Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi terkait disebut menjadi kunci menjaga stabilitas harga menjelang dan selama Hari Besar Keagamaan Nasional. Stabilitas pasokan dinilai penting untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Dengan pengawasan yang konsisten dan kolaborasi lintas sektor, pemerintah berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan hari besar keagamaan dengan tenang, tanpa dibayangi kekhawatiran lonjakan harga kebutuhan pokok.

Untitled design (3)
www reallygreatsite com
Untitled design (8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *