Warga CLV Protes, 9 Permohonan Fasos-Fasum Dipertanyakan!

Warga CLV kirimkan surat permohonan ke pengembang Perumahan Cipondoh Lake View

Ada Ular Kobra, Warga CLV Tak Tenang

TANGERANG, Tribrata.news Persoalan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) hingga aspek keamanan konsumen mencuat di Perumahan Cipondoh Lake View (CLV), Kota Tangerang. Puluhan warga penghuni perumahan tersebut secara resmi melayangkan surat aspirasi kepada pihak pengembang sebagai bentuk keprihatinan sekaligus tuntutan atas sejumlah persoalan yang dinilai mendesak.

Surat tersebut dikirimkan pada Rabu (14/1/2026) dan diterima langsung oleh salah satu staf pengembang. Langkah itu diambil setelah warga menilai berbagai kebutuhan dasar perumahan belum sepenuhnya terpenuhi, meskipun sebagian unit rumah telah lama dihuni.

“Kemarin, kami sudah kirim suratnya. Yang menerima surat tersebut salah satu staf pengembang,” ujar salah satu perwakilan warga Cipondoh Lake View kepada Matanews, Kamis (15/1/2026).

Dalam surat aspirasi tersebut, warga menyampaikan sedikitnya sembilan poin tuntutan utama yang berkaitan langsung dengan hak konsumen perumahan, mulai dari penyediaan fasilitas umum hingga jaminan keamanan lingkungan.

Isi Permohonan

Permohonan pertama menyangkut ketersediaan fasos dan fasum, seperti tempat ibadah—masjid atau musala—serta lapangan atau fasilitas olahraga yang hingga kini belum tersedia secara memadai. Selain itu, warga juga menyoroti belum adanya Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang semestinya menjadi bagian dari perencanaan kawasan hunian.

Persoalan infrastruktur dasar lainnya turut disampaikan, termasuk kebutuhan jaringan telekomunikasi dan internet (Wi-Fi) yang stabil. Warga juga meminta penambahan sumur resapan serta fasilitas penunjang lain guna mengantisipasi potensi banjir dan genangan air, terutama saat musim hujan.

Aspek keamanan menjadi sorotan serius dalam surat tersebut. Warga meminta penambahan pos penjagaan serta personel keamanan karena masih sering ditemukannya orang luar yang masuk ke kawasan perumahan dengan cara melompati atau menerobos pagar pembatas.

Warga CLV
Warga CLV kirimkan surat permohonan ke pengembang Perumahan Cipondoh Lake View

Tak hanya itu, warga juga menyinggung kemunculan hewan liar yang dinilai membahayakan. Dalam beberapa waktu terakhir, dilaporkan adanya penampakan hingga penangkapan ular kobra di sekitar area perumahan.

“Masalah hewan liar ini bukan isapan jempol. Sudah beberapa kali muncul dan bahkan ada yang ditangkap. Itu sangat meresahkan,” ujar penghuni CLV lainnya.

Sebagai bentuk keseriusan, warga juga meminta pengembang membersihkan sisa material bangunan dan puing-puing konstruksi yang masih berserakan di sekitar rumah yang telah dihuni. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menjadi sarang hewan liar sekaligus membahayakan keselamatan penghuni, terutama anak-anak.

Tuntutan Warga CLV

Selain tuntutan fisik, warga juga meminta adanya jaminan tertulis dari pengembang agar tidak muncul persoalan di kemudian hari dengan warga sekitar di luar kawasan perumahan, khususnya terkait dampak lingkungan seperti banjir.

Surat aspirasi tersebut telah ditandatangani oleh puluhan penghuni Cipondoh Lake View. Warga menegaskan langkah ini ditempuh karena menyangkut kepentingan bersama dan keselamatan jangka panjang.

“Banyak yang menandatangani. Langkah ini kami lakukan karena semua poin tersebut sangat penting bagi kami sebagai konsumen,” ucap perwakilan warga.

Sebagai penguat permohonan, warga turut melampirkan sejumlah dokumentasi kondisi lapangan, termasuk bukti visual terkait keberadaan hewan liar yang sempat meresahkan lingkungan perumahan.

Para penghuni Cipondoh Lake View berharap pihak pengembang segera memberikan respons resmi dan merealisasikan tuntutan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab kepada konsumen, sekaligus untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelayakan hunian. (Ary)

Untitled design (3)
www reallygreatsite com
Untitled design (8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *